Senin, 07 Maret 2016

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Sistem peredaran darah pada manusia ialah materi pelajaran biologi yang akan dibahas dengan lengkap pada artikel dibawah ini. Adapun sub pembahasan mengenai materi sistem peredaran darah pada manusia, fungsinya dan keterangannya yang akan di uraikan yakni sebagai berikut :

1. Komponen sistem peredaran darah manusia.
2. Fungsi darah.
3. Darah, pembuluh darah dan jantung.
4. Mekanisme kerja jantung.
5. Jenis-jenis peredaran darah manusia.
6. Penggolongan darah.
7. Tabel penggolongan darah.
8. Gangguan sistem peredaran darah manusia.

Komponen sistem peredaran darah manusia

Darah ialah alat transportasi atau alat pengangkutan yang paling utama dalam badan kita. Masih ingatkah kau apa saja fungsi darah ? ada beberapa fungsi penting darah bagi tubuh, yaitu sebagai berikut :
 yang akan dibahas dengan lengkap pada artikel dibawah ini Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

#3 fungsi darah

1. Mengangkut sari-sari makanan dari usus dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.
2. Mengangkut sisa-sisa metabolisme sel untuk dibuang di ginjal.
3. Membunuh basil yang masuk ke dalam tubuh.

#3 komponen sistem peredaran darah pada manusia

Berikut dibawah ini ialah tiga komponen sistem peredaran darah yang ada pada manusia yaitu darah, pembuluh darah dan jantung. Berikut penjelasannya:

#1. Darah
Darah terdiri atas :
a. Plasma darah (cairan darah)
Plasma darah atau disebut juga dengan cairan darah. Plasma darah (cairan darah) terbagi menjadi 2 yaitu antaralain sebagai berikut :
1. Serum.
2. Fibrinogen.

b. Sel darah
Didalam sel darah terbagi menjadi 3 yaitu antara lain sebagai berikut :
1. Erosit
Ciri-ciri erosit sebagai berikut :
- Berbentuk cakram bikonkaf (bagian tengahnya lebih tipis dibandingkan dengan penggalan tepi).
- Tidak memiliki nukleus (inti sel).
- Warna kuning kemerah-merahan lantaran mengandung hemoglobin.

Hemoglobin terdiri atas protein globin yang berkombinasi dengan heme. Heme mengandung besi (Fe2+). Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen untuk diedarkan ke seluruh badan dan mengikat karbon dioksida untuk dikeluarkan melalui paru-paru. Reaksi pengikatan oksigen dan karbon dioksida oleh hemoglobin sebagai berikut :
Hb + O2 ==> HbO2
Hb + CO2 ==> HbCO2

Dalam 1 mm3 darah terdapat +- 5 juta eritrosit. Pembentukan eritrosit di sumsum tulang, limpa, dan hati. Eritrosit berumur +- 120 hari. Setelah itu, eritrosit mati dan terurai di dalam hati dan limpa. Hasil perombakan hemoglobin diubah menjadi zat bilirubin yang memberi warna pada feses dan urin. Zat besi dan zat lain hasil perombakan eritrosit akan dipakai untuk membentuk eritrosit baru.
2. Leukosit (sel darah putih)
Ciri-ciri leukosit adalah antaralain yakni sebagai berikut :
- Mempunyai inti.
- Tidak berwarna.
- Bentuknya tidak tetap.
- Dapat bergerak amoebid (seperti amoeba).
- Dapat menembus dinding pembuluh darah yang disebut diapedesis.

Leukosit berperan penting dalam proses pertahanan badan dengan menghasilkan antibodi dan memakan kuman-kuman atau benda-benda yang masuk ke dalam badan (fagositosis). Leukosit dibuat di dalam sumsum tulang, limpa, dan kelenjar getah bening. Jumlah leukosit pada orang remaja sehat sekitar 4.000 – 11.000 per mm3, berumur sekitar 2 – 24 hari. Jika jumlah leukosit melebihi keadaan normal disebut leukositosis (leukemia). Jika jumlah leukosit kurang dari keadaan normal disebut leukopenia.

3. Trombosit (keping-keping darah)
Ciri-ciri trombosit adalah antaralain yakni sebagai berikut :
- Bentuknya tidak beraturan.
- Tidak berinti.
- Berwarna putih.

Jumlah trombosit normal pada orang remaja sekitar 200.000 – 300.000 per mm3 darah. Apabila jumlah trombosit lebih dari 300.000 per mm3 disebut trombositosis. Apabila jumlahnya kurang dari keadaan normal disebut trombositopenia.

Trombosit berperan penting dalam proses pembekuan darah. Proses pembekuan darah dimulai bila terdapat luka pada badan yaitu ketika trombosit pecah. Skema proses pembekuan darah sebagai berikut :
 yang akan dibahas dengan lengkap pada artikel dibawah ini Sistem Peredaran Darah Pada Manusia
Benang-benang fibrin inilah yang berfungsi menutup luka.


#2. Pembuluh darah
Pembuluh darah dibedakan menjadi pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena) dan pembuluh kapiler. Berikut penjelasannya.

a. Pembuluh nadi (arteri)
Pembuluh nadi ialah pembuluh yang mengalirkan darah keluar dari jantung. Pembuluh nadi ada tiga jenis yaitu sebagai berikut :
1. Aorta
Aorta ialah pembuluh nadi yang keluar dari ventrikel kiri.
2. Arteri
Arteri ialah percabangan dari aorta.
3. Arteriol
Arteriol ialah pembuluh nadi yang berafiliasi dengan kapiler.

Pada umumnya arteri mengalirkan darah yang kaya oksigen, kecuali pada arteri pulmonalis. Arteri pulmonalis adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah yang kaya karbon dioksida dari ventrikel kanan menuju ke paru-paru.

b. Pembuluh balik (vena)
Vena ialah pembuluh darah yang membawa darah dari penggalan atau alat-alat badan menuju jantung. Vena ada tiga jenis, yaitu :
1. Vena kava
Vena kava ialah pembuluh balik yang mengalirkan darah dari seluruh badan ke jantung melalui atrium kanan.
2. Venula
Venula ialah vena yang berafiliasi dengan kapiler.
3. Vena pulmonalis
Vena pulmonalis ialah satu-satunya pembuluh balik yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju ke atrium kiri.

c. Pembuluh kapiler (pembuluh rambut)
Pembuluh kapiler ialah pembuluh darah yang sangat halus. Fungsi pembuluh kapiler sebagai berikut :
1. Alat penghubung antara arteri dan vena.
2. Tempat terjadinya pertukaran zat-zat antara darah dan cairan jaringan.
3. Menyerap zat makanan yang terdapat di usus.
4. Menyaring darah yang terdapat di ginjal.

#3. Jantung
Jantung ialah organ (alat) pada badan insan yang berfungsi memompa darah keseluruh tubuh. Jantung insan terbagi menjadi 4 ruangan, yaitu sebagai berikut :
1. Serambi kanan.
2. Serambi kiri.
3. Bilik kanan.
4. Bilik kiri.

Tugas serambi ialah mendapatkan darah, sedangkan kiprah bilik ialah melontarkan darah. Karena kiprah bilik lebih berat dari kiprah serambi, maka dinding bilik lebih tebal dari pada serambi. Bagian kanan dari jantung (serambi kanan dan bilik kanan) selalu ditempati oleh darah yang kotor. Bagian kiri dari jantung (serambi kiri dan bilik kiri) selalu ditempati oleh darah yang bersih.

Mekanisme kerja jantung

Darah kotor (mengandung banyak CO2) dibawa oleh vena cava dari seluruh vena. Organ di dalam badan manusia, menuju ke serambi kanan, dari serambi kanan darah mengalir ke bilik kanan, dari bilik kanan darah menuju ke paru-paru dibawa oleh arteri pulmonalis. Dari paru-paru darah di bawa lagi ke jantung (serambi kiri) oleh vena pulmonalis, dari serambi kiri darah menuju ke bilik kiri. Dari bilik kiri inilah darah dibawa keluar oleh arteri terbesar yaitu aorta menuju ke seluruh organ tubuh.

Catatan :
-Semua arteri membawa darah higienis kecuali arteri pulmonalis.
-Semua vena membawa darah kotor kecuali vena pulmonalis.

Peredaran darah

- Peredaran darah insan disebut peredaran ganda lantaran terdiri atas peredaran darah kecil dan peredaran darah besar atau peredaran darah yang melewati jantung sebanyak dua kali.
- Peredaran darah kecil ialah peredaran darah dari jantung (bilik kanan) ke paru-paru dan kembali lagi ke jantung (serambi kiri).
Bilik kanan --> paru-paru --> serambi kiri
- Peredaran darah besar ialah peredaran darah dari jantung (bilik kiri) menuju ke seluruh badan dan kembali ke jantung (serambi kanan).
- Peredaran darah insan termasuk peredaran darah tertutup maksudnya ialah peredaran darah yang terjadi di dalam pembuluh kapiler.

Penggolongan darah

Penggolongan darah berdasarkan sistem AB O dikenalkan oleh Karl Landsteiner. Dalam sistem A B O golongan darah terbagi menjadi 4 golongan darah, yaitu golongan darah A, golongan darah B, golongan darah AB, dan golongan darah O. Penggolongan darah dengan sistem A B O didasarkan pada :
a. Ada tidaknya aglutinogen.
b. Ada tidaknya aglutinin.

Keterangan :
a. Aglutinogen ialah protein di dalam sel darah merah yang sanggup digumpalkan oleh aglutinin.
b. Aglutinin ialah protein di dalam plasma darah yang sanggup menggumpalkan aglutinogen. Aglutinin merupakan zat antibodi.
c. Aglutinogen ada 2 macam, yaitu aglutinogen A dan aglutinogen B.
d. Aglutinin ada 2 macam, yaitu aglutinin α dan aglutinin β.
e. Aglutinin α disebut juga sebagai serum anti A atau penggumpal aglutinogen A.
f. Aglutinin β disebut juga sebagai serum anti B atau penggumpal aglutinogen B.

Tabel Golongan Darah

No Golongan Darah Aglutinogen Aglutinin
1. A A β
2. B B α
3. AB A dan B
-
4. O - α dan β
a. Golongan darah A : Mengandung aglutinogen A dan aglutinin β.
b. Golongan darah B : Mengandung aglutinogen B dan aglutinin α.
c. Golongan darah AB : Mengandung aglutinogen A dan B, tetapi tidak mengandung aglutinin α dan β.
d. Golongan darah O : Tidak mengandung aglutinogen A dan B, tetapi mengandung aglutinin α dan β.

Gangguan sistem peredaran darah manusia

Berikut ini ialah #7 pola kelainan dan gangguan pada sistem peredaran darah manusia antaralain yakni sebagai berikut :
a. Anemia
Anemia ialah penyakit kekurangan eritrosit. Hal ini disebabkan lantaran hilangnya darah secara berlebihan atau terlalu lambatnya produksi eritrosit.
b. Hemofili
Hemofili ialah penyakit keturunan dengan tanda-tanda darah sukar membeku.
c. Leukemia
Leukemia ialah kanker darah yaitu perbanyakan sel darah putih yang tidak terkendali disertai dengan anemia, sel darah putih memakan sel darah merah.
d. Arterosklerosis
Arterosklerosis ialah penyumbatan pembuluh darah oleh lemak (kolesterol).
e. Thalasemia
Thalasemia ialah penyakit genetik yang ditandai ketidak beraturan bentuk eritrosit sehingga menurunkan kemampuan pengikatan oksigen.
f. Varises
Varises ialah pelebaran pembuluh darah vena.
g. Jantung koroner
Jantung koroner ialah terjadi penyumbatan pada arteri koronia sehingga jantung kekurangan suplai makanan dan oksigen.

Demikian pembahasan mengenai sistem peredaran darah pada manusia.

Minggu, 06 Maret 2016

Contoh Rangkuman Insiden G30s/Pki

Contoh rangkuman insiden sejarah G30S/PKI atau dengan kepanjangan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia yaitu materi pelajaran sejarah yang akan di bahas dengan lengkap pada artikel dibawah ini. Adapun pembahasan mengenai rangkuman sejarah insiden 1965 berikut ini yakni kronologis terjadinya pemberontakan yang dilakukan oleh partai komunis indonesia sampai menewaskan 7 jenderal. Berikut pola ringkasan insiden sejarah 1965.

Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G-30 S/PKI)

Peristiwa (G-30S/PKI) adalah salah satu pemberontakan komunis yang terjadi di bulan september tahun 1965. Dalam perebutan kekuasaan ini, setidaknya 7 perwira tinggi militer yang terbunuh. Hingga ketika ini, insiden (G-30 S/PKI) tetap menjadi perdebatan antara benar atau tidaknya partai komunis IDN yang bertanggung jawab dalam peritiwa tersebut.

Masyarakat curiga alasannya yaitu adanya gosip yang menyatakan bahwa PKI yaitu dalang dibalik terjadinya insiden 30 september, yang mana pada ketika itu DPR sedang dibubarkan dan Soekarno sendiri justru tetapkan bahwa konstitusi harus berada di bawah dekrit presiden.
Baca ini Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Kronologi insiden (G-30 S/PKI) bermula pada tanggal 1 oktober. Dimulai dengan kasus penculikan 7 jendral dari anggota staff tentara oleh sekelompok pasukan yang bergerak dari lapangan udara menuju jakarta tempat selatan. Tiga dari tujuh jendral tersebut dibunuh di rumah mereka masing-masing yakni antara lain menyerupai :
 September Partai Komunis Indonesia yaitu  Contoh Rangkuman Peristiwa G30S/PKI

1. Ahmad Yani.
2. MT Haryono.
3. Di Panjaitan.

Sementara itu, ketiga sasaran lainnya yaitu Soeprapto, S Parman dan Sutoyo ditangkap secara hidup-hidup. Abdul Harris Nasution yang menjadi sasaran utama berhasil kabur sehabis melompati dinding batas kedubes irak.

Meskipun begitu, Pierre Tendean dan anaknya Ade Irma S Nasution ditangkap dan tewas pada 6 oktober oleh regu sergap. Korban lainnya yaitu seorang polisi penjaga rumah tangga nasution, dan juga Abert Naiborhu. Jendral yang masih hidup kemudian dibunuh dan dibuang di lubang buaya.

Pukul 07.00 pagi, Radio Republik Indonesia (RRI) menyiarkan sebuah pesan dari Komandan Cakrawibawa, Untung Syamsuri bahwa (G-30 S/PKI) telah berhasil diambil alih di beberapa lokasi strategis Jakarta beserta anggota militer lainnya. Mereka bersi keras bahwa gerakan tersebut didukung CIA yang bertujuan melengserkan Soekarno dari posisinya.

Para pelaku pembunuh Jendral melewatkan (tidak membunuh) Soeharto yang dikira bukan tokoh politik. Begitu Soeharto mendengar kabar pembunuhan para jendral, ia segera ke markas KOSTRAD dan menghubungi anggota Angkatan Laut (AL) dan polisi. Soeharto berhasil menciptakan 2 batalyon pasukan perebutan kekuasaan menyerah. (G-30 S/PKI) sanggup tidak boleh pada jam 19.00 (atau jam 7 malam), sehabis pasukan pimpinan Soeharto berhasil mengambil alih seluruh kemudahan (G-30 S/PKI).

Pukul 21.00 (atau jam 9) malam Soeharto dan Nasution mengumumkan bahwa kini ia telah mengambil alih tentara yang pernah dikuasai oleh PKI dan akan terus berusaha menghancurkan pasukan kontra revolusioner demi melindungi posisi Soekarno. Adapun Ke 7 jasad jendral yang terbunuh yaitu antara lain sebagai berikut :

#7 nama jenderal yang terbunuh pada peristiwa G-30 S/PKI

4. Letjen Mas Tirtodarmo Haryono.
7. K.S Tubun.

Ke 7 jasad Jendral itu ditemukan di Lubang Buaya pada tanggal 3 oktober dan kemudian dikuburkan secara layak pada tanggal 5 oktober. Demikian pembahasan mengenai contoh rangkuman sejarah insiden G-30S/PKI.

Sabtu, 05 Maret 2016

Pengertian, Pola Kata Umum Dan Khusus

Pengertian, teladan kata umum dan kata khusus yaitu pembahasan utama materi pelajaran bahasa indonesia yang akan dijelaskan secara lengkap pada bahan berikut ini. Adapun klarifikasi yang akan diuraikan didalam kata umum dan kata khusus yakni sebagai berikut :

1. Pengertian kata umum.
2. Pengertian kata khusus.
3. Contoh kata umum.
4. Contoh kata khusus.
5. Tabel teladan perbedaan kata umum dan kata khusus.

Pengertian kata umum

Kata umum yaitu sebuah kata yang mempunyai ruang lingkup yang luas (makna kata umum sifatnya luas) yang mana, kata-kata tersebut masih sanggup diperincikan atau dijabarkan menjadi lebih khusus (lebih lanjut) dan menjadi lebih sederhana. Sehingga sanggup disimpulkan bahwa definisi kata umum yaitu kata kata yang didalamnya mengandung makna yang masih sanggup untuk dijabarkan.
 bahasa indonesia yang akan dijelaskan secara lengkap pada bahan berikut ini Pengertian, Contoh Kata Umum Dan Khusus

Pengertian kata khusus

Kata khusus yaitu sebuah kata yang mempunyai ruang lingkup yang terbatas (makna kata khusus sifatnya sempit) yang mana, kata-kata tersebut sudah tidak sanggup diperincikan atau dijabarkan lagi. Sehingga sanggup disimpulkan bahwa definisi kata khusus yaitu kata kata yang didalamnya mengandung makna yang tidak sanggup untuk dijabarkan lagi.
Baca juga Kalimat Fakta Dan Kalimat Opini

Contoh kata umum dan kata khusus

Perhatikan dan amati teladan kata umum dan kata khusus pada kalimat berikut ini :
1. Aisyah membawa barang-barang kesayangannya ketika camping. (mengandung kata umum)
2. Dona menjinjing pakaian yang telah ia beli dari mall. (mengandung kata khusus)

Berdasarkan dua teladan kalimat menyerupai yang tertera diatas, maka diketahui bahwa pada kata membawa mengandung kata umum, dan lalu pada kata menjinjing mengandung kata khusus. Kedua kata tersebut yakni membawa dan menjinjing mempunyai arti dan acara yang sama, perbedaannya hanya terletak pada sifat dari kedua kata tersebut.

Jika diperincikan dan dijabarkan secara lebih mendalam, kata membawa belum sanggup memperlihatkan dan menjelaskan citra yang terang dan tepat. Kata membawa sanggup diartikan menjadi banyak makna menyerupai membawa memakai mobil, memakai motor, memakai sepeda dan lain sebagainya.
Akan tetapi pada kata menjinjing sudah sanggup memperlihatkan dan menjelaskan citra yang terang dan sempurna mengenai apa yang dilakukan. Kata menjinjing diartikan menjadi membawa sesuatu yang ada didalam sebuah kawasan dengan memakai satu tangan serta letaknya disamping sebelah kiri atau sebelah kanan. Perhatikan tabel teladan kata umum dan kata khusus sebagai berikut :

Tabel teladan perbedaan kata umum dan kata khusus

Contoh kata umum Contoh kata khusus
Buah-buahan Mangga
Apel
Jeruk
Nanas
Anggur
Dan lain sebagainya.
Hewan ternak Ayam
Sapi
Kambing
Domba
Itik
Dan lain sebagainya.
Binatang Monyet
Kelinci
Gajah
Harimau
Rusa
Dan lain sebagainya.
Melihat Menatap
Memandang
Menyaksikan
Menonton
Mengintip
Dan lain sebagainya.
Membawa Memikul
Menenteng
Menjinjing
Dan lain sebagainya.
Berdasarkan contoh perbedaan kata umum dan kata khusus pada tabel diatas, maka nampak terang bahwa pada kata khusus lebih sanggup menjelaskan kata yang lebih rinci dan kata khusus juga berasal dari pembagian terstruktur mengenai dari kata umum.

Dengan demikian kata umum dan kata khusus mempunyai makna yang sama akan tetapi sifat keduanya yang bebeda, dimana kata umum sifatnya luas sedangkan kata khusus sifatnya lebih rinci. Demikian pembahasan mengenai pengertian, teladan kata umum dan kata khusus.

Jumat, 04 Maret 2016

Pengertian, Ciri-Ciri Kata Benda (Nomina) Dan Contohnya

Pengertian, ciri-ciri kata benda (nomina) dan rujukan kata benda ialah pembahasan utama bahan pelajaran bahasa indonesia yang akan dijelaskan secara lengkap pada bahan berikut ini. Adapun klarifikasi yang akan diuraikan didalam materi belajar kata benda didalam bahasa indonesia yakni sebagai berikut :

1. Pengertian kata benda (nomina).
2. Jenis-jenis kata benda (nomina).
3. Ciri-ciri kata benda (nomina).
4. Contoh kata benda (nomina).

Pengertian kata benda (nomina)

Kata benda atau disebut juga dengan nomina ialah suatu kata baik yang sifatnya ajaib maupun positif merujuk pada bentuk dari suatu benda. Sehingga sanggup dikatakan bahwa definisi kata benda (nomina) adalah kata-kata yang sifatnya merujuk dari bentuk sebuah benda atau barang.
 ialah pembahasan utama bahan pelajaran bahasa indonesia yang akan dijelaskan secara len Pengertian, Ciri-Ciri Kata Benda (Nomina) Dan Contohnya

#2 jenis kata benda (nomina)

Adapun kata benda yang menurut pada proses pembentukannya lalu terbagi menjadi dua jenis. #2 jenis kata benda yang dimaksud ialah sebagai berikut :

#1. Kata benda (nomina) dasar
Kata benda dasar ialah suatu kata yang mengatakan identitas orisinil atau nyata dari suatu objek (benda) yang tidak sanggup dijabarkan atau diuraikan lagi ke bentuk yang lain. Contoh kata benda (nomina) adalah antara lain sebagai berikut :

a. Lemari
b. Radio
c. Televisi
d. Buku
e. Pulpen
f. Meja
g. Kursi
h. Piring
i. Gelas
J. Sendok
k. Kayu
l. Batu dan lain sebagainya.

#2. Kata benda (nomina) turunan
Kata benda turunan ialah suatu kata yang terbentuk menurut dari proses pengimbuhan (afiksasi), baik itu dengan kata maupun afiks. Adapun proses pembentukan dari kata benda turunan yakni terdiri dari beberapa bentuk menyerupai antara lain sebagai berikut :

1. Verba + (-an)
Contoh verba + an ialah contohnya menyerupai :
a. Minum + an = Minuman.
b. Cuci + an = Cucian.
c. Makan + an = Makanan.
d. Jual + an = Jualan.

2. (Pe-) + Verba
Contoh (pe-) + verba ialah contohnya menyerupai :
a. pe + kerja = Pekerja.
b. pe + dagang = Pedagang.
c. pe + maritim = Pelaut.
d. pe + tambak = Petambak.

3. (Pe-) + Adjektiva
Contoh (pe-) + adjektiva ialah contohnya menyerupai :
a. pe + murka = Pemarah.
b. pe + aib = Pemalu.
c. pe + dusta = Pendusta.

4. (Pe-) + Nomina + (an-)
Contoh (pe-) + nomina + (an-) ialah contohnya menyerupai :
a. pe + rumah + an = Perumahan.
b. pe + kantor + an = Perkantoran.
c. pe + gunung + an = Pegunungan.

Ciri-ciri kata benda (nomina)

Berikut ini ialah #3 ciri-ciri kata benda (nomina) lengkap dengan contohnya yang akan dijelaskan menyerupai berikut :

1. Dapat diperluas dengan kata penghubung “yang” dan diikuti dengan "kata sifat". Contohnya misalkan menyerupai :
a. Sepeda yang cantik.
b. Mobil yang besar.
c. Air yang dingin.
d. Kunci yang kecil.
e. Buku yang mahal.

2. Dapat di ingkarkan dengan kata bukan. Contohnya misalkan menyerupai :
a. Bukan saya.
b. Bukan kursi.
c. Bukan meja.
d. Bukan rumah.
e. Bukan gedung.
f. Bukan komputer.

3. Menduduki suatu jabatan pada kalimat sebagai subjek (S) dan objek (O). Contohnya misalkan menyerupai :
a. Aisyah membeli sayur bening.
b. Aisyah membeli bubur kacang hijau.

Adapun kata Aisyah merupakan subjek (S) dan kata sayur bening atau bubur kacang hijau merupakan objek (O). Demikian pembahasan mengenai pengertian, ciri-ciri kata benda (nomina) dan rujukan kata benda.

Kamis, 03 Maret 2016

Sistem Jaringan Tumbuhan Dan Fungsinya

Sistem jaringan tumbuhan dan beserta fungsinya yakni pembahasan utama materi pelajaran biologi yang akan dijelaskan pada materi berikut ini. Adapun sub pembahasan mengenai materi sistem jaringan tumbuhan yang akan dijelaskan yakni sebagai berikut :

1. Pengertian jaringan.
2. #2 macam jaringan tumbuhan.
3. #5 jenis jaringan permanen (dewasa).

Pengertian jaringan

Jaringan yakni sekelompok sel yang mempunyai asal, struktur, dan fungsi yang sama. Sehingga sanggup disimpulkan bahwa jaringan sel didalam biologi adalah kumpulan dari sel-sel yang mempunyai bentuk/ wujud, asal, struktur serta fungsi yang sama. Adapun jaringan-jaringan yang fungsinya berbeda dengan yang lainnya bisa bekerja sama guna suatu fungsi fisiologi yang bersama membentuk organ. Jaringan tumbuhan terdapat dua macam, yaitu antara lain :
Sistem jaringan tumbuhan dan beserta fungsinya Sistem Jaringan Tumbuhan Dan Fungsinya

#2 macam jaringan tumbuhan

Jaringan-jaringan tumbuhan beserta fungsinya yakni antara lain sebagai berikut :
1. Jaringan meristem (embrional)
Jaringan meristem yakni jaringan yang mempunyai kemampuan untuk terus membelah diri tak terbatas. Ciri-ciri jaringan meristem yakni antara lain yakni :
a. Selnya kecil-kecil.
b. Dinding sel tipis.
c. Inti sel besar.
d. Vakuola kecil.

Berdasarkan asal terbentuknya, jaringan meristem dikelompokkan menjadi dua yaitu sebagai berikut :
a. Meristem primer
Jaringan meristem primer sel-selnya yakni perkembangan eksklusif dari sel-sel embrional. Misalnya kuncup, ujung batang, dan ujung akar. Aktivitas meristem menimbulkan batang dan akar tumbuh memanjang disebut pertumbuhan primer.
b. Meristem sekunder
Meristem sekunder berasal dari jaringan sampaumur yang telah mengalami diferensasi. Misalnya kambium dan kambium gabus. Akibat meristem sekunder menimbulkan badan tumbuhan menjadi besar disebut pertumbuhan sekunder.
Baca ini Pengertian Pertumbuhan Dan Perkembangan

Berdasarkan letaknya, meristem dibedakan menjadi tiga yaitu sebagai berikut :
a. Meristem Apikal
Meristem apikal terdapat diujung akar dan diujung batang.
b. Meristem Interkalar
Meristem interkalar terdapat diantara jaringan dewasa, contohnya dipangkal ruas batang rumput.
c. Meristem lateral
Meristem lateral terletak disejajar dengan permukaan kawasan ditemukannya, contohnya kambium dan kambium gabus.

2. Jaringan permanen (dewasa)
Jaringan permanen atau disebut juga dengan jaringan sampaumur yakni jaringan yang berasal dari pembelahan sel-sel meristem primer maupun sekunder, yang sudah mengalami perubahan bentuk/ wujud sesuai dengan fungsinya yang bersifat non meristematik. Non meristematik maksudnya yakni tidak aktif membelah, tidak tumbuh dan juga tidak berkembang lagi.

#5 jenis jaringan permanen (dewasa)

Didalam jaringan permanen (dewasa) lalu terbagi lagi menjadi lima macam yaitu mencakup antara lain :
a. Jaringan pelindung (epidermis).
b. Jaringan dasar (parenkim).
c. Jaringan penguat (kolenkim dan sklerenkim).
d. Jaringan pengangkut (floem dan xilem).
e. Jaringan gabus (periderma).
Berikut klarifikasi ke #5 jenis jaringan permanen (dewasa) tersebut :

a. Jaringan epidermis (jaringan pelindung)
Jaringan epidermis atau disebut juga dengan jaringan pelindung yakni jaringan paling luar pada tumbuhan. Fungsi jaringan epidermis adalah sebagai pelindung jaringan dibawahnya atau zat lemak. Kadang-kadang jaringan epidermis dilapisi oleh lapisan lilin atau zat lemak (kutikula). Ada juga yang mengalami modifikasi menjadi duri.

b. Jaringan parenkim (jaringan dasar)
Jaringan parenkim atau disebut juga dengan jaringan dasar yakni suatu jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup, berstruktur morfologi serta juga fisiologi yang bervariasi dan masih menjalankan seluruh proses aktivitas fisiologi. Jaringan dasar terdapat hampir disemua cuilan tumbuhan. Ciri-ciri sel penyusun jaringan parenkim yaitu antara lain sebagai berikut :

1. Berbentuk bundar dan besar.
2. Letak selnya renggang sehingga mempunyai banyak ruang antar sel. Ruang antar sel dipakai untuk pertukaran gas.
3. Dinding selnya tipis dan mempunyai vakuola untuk menyimpan cadangan makanan.
Selain berfungsi sebagai jaringan dasar, jaringan parenkim juga berfungsi sebagai jaringan penghasil dan penyimpan kuliner cadangan.

c. Jaringan mekanik (jaringan penguat)
Jaringan mekanik atau disebut juga dengan jaringan penguat pada tumbuhan dipakai untuk memperkokoh badan tumbuhan. Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan mekanik dibagi atas jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

1. Jaringan kolenkim
Jaringan kolenkim yakni jaringan penyokong yang masih muda, jaringan yang berdinding tebal terutama pada sudut-sudutnya. Ciri-ciri kolenkim adalah antara lain sebagai berikut :
a. Merupakan jaringan penguat terutama pada organ-organ tumbuhan yang masih aktif mengadakan pertumbuhan.
b. Pada umumnya terdapat dibawah epidermis batang, tangkai daun, tangkai bunga, dan ibu tulang daun. Jarang sekali terdapat pada akar.
c. Dinding selnya mengandung selulosa, pektin, hemiselulosa.
d. Sel-selnya mengalami penebalan dibagian sudut-sudutnya oleh zat selulosa.

2. Jaringan sklerenkim
Sklerenkim yakni jaringan yang terdiri dari sel dengan diding sekunder yang tebal, yang sanggup berlignin atau tidak. Fungsi utama sklerenkim adalah penyokong dan adakala juga pelindung sel sklerenkim mempunyai sifat kenyal (elastis), tidak menyerupai kolenkim yang mempunyai sifat. Ciri-ciri sklerenkim adalah antaralain sebagai berikut :
a. Jaringan sederhana yang terspesialisasi untuk penyokong struktural.
b. Bentuk sel umumnya memanjang.
c. Memiliki dinding primer dan sekunder yang mengandung lignin.
d. Sel mati pada ketika dewasa.
e. Tipe sklerenkim.

d. Jaringan pengangkut (jaringan penyokong)
Jaringan pengangkut atau dengan kata lain disebut juga dengan jaringan penyokong yakni suatu jaringan yang berfungsi untuk mengangkut / menyokong semoga tumbuhan bisa bangun dengan kokoh dan kuat. Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan pengangkut dibedakan menjadi dua yaitu jaringan floem dan jaringan xilem yang akan dijelaskan sebagai berikut :

1. Jaringan floem
Floem yakni suatu jaringan yang kompleks yang tersusun atas sel tapis, sel penyerta, sel serabut, kulit kayu dan sel parenkim kulit kayu. Jaringan floem berfungsi mengangkut dan mengedarkan zat kuliner hasil fotosintesis dari daun ke seluruh cuilan tumbuhan.
2. Jaringan xilem
Xilem yakni suatu jaringan yang kompleks yang terdiri dari beberapa sel yang berbeda baik sel hidup maupun tak hidup. Jaringan xilem berfungsi mengangkut atau meyalurkan air, mineral dan nutrisi dari akar ke daun.

e. Jaringan periderma (jaringan gabus)
Jaringan gabus yakni jaringan pelindung yang dibuat secara sekunder, menggantikan epidemis batang dan akar yang telah menebal akhir pertumbuhan sekunder. Jaringan periderma (gabus) berfungsi sebagai pelindung tumbuhan dari kehilangan air.

Demikian pembahasan mengenai sistem jaringan tumbuhan dan beserta fungsinya.

Rabu, 02 Maret 2016

#6 Organ Pokok Flora Dan Fungsinya

#6 organ pokok tumbuhan dan fungsinya yaitu pokok pembahasan materi pelajaran biologi yang akan dijelaskan secara lengkap pada bahan berikut ini. Adapun sub pembahasan mengenai materi organ tumbuhan, macam-macam organ pokok tumbuhan yang akan dijelaskan yakni sebagai berikut :

1. Pengertian organ.
2. #6 organ pokok tumbuhan dan fungsinya masing-masing.

Pengertian organ

Organ yaitu kumpulan beberapa jaringan yang secara tolong-menolong melaksanakan fungsi khusus. Pada umumnya organ pokok tumbuhan terdiri atas :
1. Akar.
2. Batang.
3. Daun.
4. Bunga.
5. Buah.
6. Biji.
Berikut klarifikasi mengenai #6 organ pokok pada tumbuhan.
biologi yang akan dijelaskan secara lengkap pada bahan berikut ini #6 Organ Pokok Tumbuhan Dan Fungsinya

#6 organ pokok tumbuhan dan fungsinya masing-masing

Organ-organ tumbuhan beserta fungsinya antara lain sebagai berikut :

Akar
Pengertian akar yaitu suatu bab utama pada tumbuhan (bagian pokok tumbuhan) selain daun dan batang yang tumbuh didalam tanah yang menuju ke sentra bumi. Adapun sifat-sifat dari akar adalah antara lain sebagai berikut :

1. Bagian utama dari tumbuhan yang biasanya terletak didalam tanah.
2. Akar yang berada didalam tanah tersebut tumbuh mengarah ke inti bumi atau disebut juga dengan geotrop dan atau mengarah ke air dengan kata lain disebut hidrotrop.
3. Akar meninggalkan udara dan juga meninggalkan cahaya.

Fungsi akar
Akar mempunyai fungsi yang diantaranya yakni sebagai berikut :
1. Memperkuat berdirinya tumbuhan.
2. Menyerap air, garam, dan mineral dari dalam tanah serta mengalirkannya ke batang.
3. Menyimpan makanan cadangan, contohnya pada wortel.
4. Pada sebagian tumbuhan, akar berfungsi sebagai alat perkembang-biakan vegetatif.

Akar berkembang membentuk sistem akar. Didalam sistem akar terdapat dua macam yakni antara lain :
1. Akar tunggang
Akar tunggang terdapat pada tumbuhan Dicotyledoneae.
2. Akar serabut
Akar serabut terdapat pada tumbuhan Monocotyledoneae.

Pada ujung akar terdapat tudung akar yang disebut dengan kaliptra. Adapun fungsi dari kaliptra adalah melindungi akar dari tekanan dan gesekan-gesekan.

Batang
Pengertian batang yaitu suatu bab tumbuhan yang menghubungkan antara akar dengan daun. Pada umumnya, batang berbentuk silindris dan tumbuh tegak diatas tanah. Pada batang biasanya terdapat cabang dan ranting.

Fungsi batang
Fungsi batang bagi tumbuhan yaitu antara lain sebagai berikut :
1. Sebagai alat transportasi dari akar ke daun atau sebaliknya.
2. Menyokong berdirinya tumbuhan.
3. Menyimpan masakan cadangan, contohnya tebu dan sagu.
4. Batang yang berklorofil sanggup dipakai sebagai fotosintesis.

Lapisan-lapisan pada batang
Seperti yang terdapat pada akar, batang juga terdiri atas beberapa lapisan yang akan dijelaskan sebagai berikut :

1. Lapisan Epidermis
Epidermis berfungsi sebagai pelindung. Epidermis terdiri dari satu lapisan sel yang tersusun sangat rapat. Pada bab luar terdapat kutikula yang berfungsi untuk melindungi batang dari kekeringan.
2. Lapisan Korteks
Korteks terdiri dari beberapa lapisan sel yang susunannya tidak begitu rapat sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran gas.
3. Lapisan Endodermis
Endodermis tersusun atas satu lapisan sel yang mengandung zat tepung sehingga sering disebut floeoterma atau sarung tepung.
4. Lapisan Stele (silinder pusat)
Stele yaitu bab terdalam dari batang. Pada stele terdapat pembuluh angkut (xilem dan floem). Pada batang Dicotyledoneae, antara xilem dan floem terdapat kambium. Kambium keluar membentuk floem atau pembuluh kulit kayu, sedangkan kambium kedalam membentuk xilem atau pembuluh kayu. Sementara itu, pada batang Monocotyledoneae tidak terdapat kambium.

Daun
Pengertian daun yaitu suatu organ tumbuhan yang mempunyai fungsi utama untuk menciptakan masakan melalui proses fotosintesis. Selain itu, fungsi daun adalah sebagai daerah pengeluaran air dengan cara penguapan dan respirasi. Berikut yaitu struktur yang melapisi daun dimulai dari atas :

Struktur lapisan pada daun
1. Epidermis atas
Epidermis atas terkadang dilapisi oleh kutikula.
2. Jaringan palisade parenkim/jaringan tiang/jaringan pagar
Bagian ini mengandung banyak klorofil.
3. Berkas pembuluh
Terdapat xilem dan floem yang berfungsi sebagai alat transportasi dan penguat daun dalam bentuk tulang daun.
4. Jaringan spons parenkim/bunga karang
Bagian ini mengandung sedikit klorofil.
5. Epidermis bawah
Bagian ini terdapat stomata.
Baca ini Sistem Jaringan Tumbuhan Dan Fungsinya

Bagian-bagian daun
Secara morfologi daun terdiri dari :
1. Helaian daun (lamina).
2. Tangkai daun (petiolus).
3. Pelepah daun (folius).

Daun tumbuhan dikotil umumnya mempunyai daun dengan susunan tulang daun menyirip dan menjari. Sedangkan daun tumbuhan monokotil umumnya mempunyai susunan tulang daun sejajar atau melengkung.

Bunga
Pengertian bunga yaitu suatu organ perkembangbiakan pada tumbuhan. Adapun didalam bunga terdiri atas beberapa bagian, antara lain yaitu kelopak, mahkota, putik, dan benang sari. Berikut penjelasannya.

1. Kelopak
Kelopak mempunyai fungsi sebagai penopang mahkota bunga dan melindungi bunga dikala masih kuncup. Warna kelopak biasanya hijau menyerupai helaian daun.
2. Mahkota
Bunga biasanya dikenali alasannya yaitu warnanya yang indah. Bagian yang berwarna itulah yang dinamakan dengan mahkota. Mahkota bunga terdiri dari sel-sel yang disebut nektaria pada bab pangkalnya. Nektaria ini menghasilkan cairan bagus dan lengket yang disebut sebagai nektar. Nektar inilah yang sanggup menarik serangga atau binatang lain untuk membantu proses penyerbukan.

3. Putik
Putik yaitu alat kelamin betina pada bunga. Putik tersusun atas kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah. Dibakal buah inilah terjadi pembuahan sehingga menghasilkan biji.
4. Benang sari
Benang sari yaitu alat kelamin jantan pada bunga. Benang sari terdiri atas kepala sari dan tangkai sari. Pada kepala sari terdapat serbuk sari yang merupakan sel gamet jantan.

Apabila putik dan benang sari telah masak, maka akan terjadi proses penyerbukan (polinasi). Selanjutnya terjadilah proses pembuahan (fertilisasi) yang akan menghasilkan buah dan biji.

Buah
Buah terbentuk dari bakal buah. Buah sejati adalah buah yang seluruhnya terbentuk dari bakal buah. Sementara itu, buah semu sanggup terbentuk dari bakal buah dan bab lain dari bunga. Buah semu contohnya buah jambu simpanse (Anacardium occidentale).

Bagian-bagian buah
Buah biasanya tersusun atas tiga bagian, yaitu antara lain sebagai berikut :
1. Kulit buah.
2. Daging buah.
3. Lapisan dalam buah.

Biji
Biji berfungsi untuk mempertahankan kelestarian jenis tumbuhan dialam. Bisa dibayangkan kalau tumbuhan tidak mempunyai biji, maka tumbuhan tersebut segera punah alasannya yaitu tidak sanggup memperbanyak dirinya. Biji tumbuh dan berkembang dari bakal biji.

Demikian pembahasan mengenai #6 organ pokok tumbuhan dan fungsinya.

Selasa, 01 Maret 2016

Pengertian Dan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan

Pengertian dan proses fotosintesis pada tumbuhan yaitu pokok utama materi pelajaran biologi yang akan dibahas dengan lengkap pada materi berikut ini. Adapun sub pembahasan mengenai materi Fotosintesis Tumbuhan yang akan diuraikan yakni sebagai berikut :

1. Pengertian fotosintesis.
2. Reaksi fotosintesis.
3. Tempat terjadinya fotosintesis.
4. Proses fotosintesis.
5. Hasil selesai fotosintesis.
6. Faktor-faktor yang mensugesti fotosintesis.

Pengertian fotosintesis

Fotosintesis yaitu suatu proses kimia dengan mengolah materi sederhana menjadi materi kompleks dengan proteksi sinar matahari. Bahan sederhana yang dipakai untuk fotosintesis yaitu karbon dioksida (CO2) dan air (H2O). Reaksi fotosintesa mendapat energi alam dari sinar matahari yang akan diserap oleh klorofil atau zat hijau daun yang terdapat pada tumbuhan. Berikut reaksi dari fotosintesis pada tumbuhan :

Reaksi fotosintesis

CO2 + H2O ==Cahaya Matahari=> C6H12O6 + O2

Keterangan :
CO2 => Karbon dioksida
H2O => Air
Cahaya matahari => Klorofil
C6H12O6 => Gula
O2 => Oksigen

Tempat terjadinya fotosintesis

Fotosintesis terjadi pada semua penggalan tumbuhan yang berwarna hijau. Sebagian besar zat warna hijau daun atau klorofil terdapat pada daun sehingga merupakan organ utama untuk fotosintesis.
Baca ini 6 Organ Pokok Tumbuhan Dan Fungsinya
Dalam struktur daun, mesofil adalah jaringan dasar yang terletak antara epidermis atas dan epidermis bawah. Untuk tumbuhan dikotil, mesofilnya menjelma jaringan tiang dan jaringan bunga karang. Fotosintesis terjadi terutama pada jaringan tiang dan bunga karang. Kandungan klorofil pada jaringan tiang lebih banyak daripada jaringan spons.
Baca juga Sistem Jaringan Tumbuhan Dan Fungsinya

Proses fotosintesis

Fotosintesis bukanlah reaksi tunggal, melainkan terdiri dari beberapa tahap reaksi yang kompleks. Adapun proses fotosintesis pada tumbuhan sanggup digambarkan sebagai berikut :
Proses fotosintesis
Pengertian dan proses fotosintesis pada tumbuhan Pengertian Dan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan

1. Reaksi jelas (reaksi yang berlangsung dengan cahaya)
a. Sinar matahari ditangkap oleh klorofil, diserap oleh akar dari dalam tanah, oleh pembuluh xilem air diangkut kedaun.
b. Klorofil menyerap cahaya merah, energi yang ditangkap oleh klorofil dipakai untuk memecah molekul air. Pemecahan ini disebut sebagai fotolisis.

2. Reaksi gelap (reaksi yang berlangsung tanpa cahaya)
a. Terjadi proses pengikatan karbon dioksida didalam daun.
b. Karbon dioksida ini akan bergabung dengan ion hidrogen yang dihasilkan oleh reaksi terang, membentuk glukosa (gula).

Hasil selesai fotosintesis

1. Hasil selesai fotosintesis yaitu gula sederhana beratom C-3, kemudian diubah menjadi gula, contohnya glukosa.
2. Glukosa diangkut melalui floem ke sel-sel daun yang lain yang tidak berfotosintesis, sel-sel batang, dan sel-sel akar untuk keperluan tumbuhan itu sendiri. Sisanya akan diubah kedalam bentuk lain yaitu menjadi amilum, protein dan lipid yang disimpan untuk cadangan makanan.
3. Hasil lain dari fotosintesis yaitu oksigen. Oksigen akan dilepas kelingkungan melalui stomta. Oksigen yang dilepas dimanfaatkan oleh makhluk hidup untuk proses respirasi.

Faktor-faktor yang mensugesti fotosintesis

Berikut ini yaitu #5 faktor yang sanggup mensugesti proses terjadinya fotosintesis pada tumbuhan yakni antara lain sebagai berikut :

1. Cahaya/ Intensitas cahaya
Semakin tinggi intensitas cahaya matahari maka akan semakin banyak energi cahaya yang diserap oleh klorofil sehingga laju fotosintesis meningkat, tetapi cahaya matahari dengan fotosintesis terlalu tinggi akan mengakibatkan kerusakan pada klorofil. Cahaya matahari diharapkan pada tahap proses terang.

2. Ketersediaan karbon dioksida (CO2)
Jika konsentrasi CO2 diudara kecil, fotosintesis juga berjalan lambat sebab CO2 merupakan materi pokok fotosintesis.
3. Ketersediaan air (H2O)
Jika ketersediaan air kurang akan menimbulkan stomata menutup, kesudahannya karbon dioksida (CO2) yang masuk berkurang sehingga mengurangi laju fotosintesis.

4. Kandungan klorofil
Jika daun menguning artinya kadar klorofil berkurang, hal ini sanggup menurunkan laju fotosintesis.
5. Suhu
Suhu besar lengan berkuasa pada kerja enzim untuk fotosintesis. Kebanyakan tumbuhan mengadakan fotosintesis dengan baik/ optimal pada suhu 10-350C. Bila suhu naik 100C kerja enzim akan meningkat dua kali lipat, tetapi bila suhu terlalu tinggi akan sanggup merusak kerja enzim dalam sel.

Demikian pembahasan mengenai pengertian dan proses fotosintesis pada tumbuhan.